KENAPA KLOP DENGAN MAHAKOSMOS – TERAPI HATI TERAPI IKHLAS


Alhamdulillah ya Allah, jari2 tangan ini, jiwa raga ini.. masih bisa diberi kesempatan, menuliskan isi hati, semoga Engkau meridhoi. Alhamdulillah, atas segala hal yang tak terkatakan, atas segala nikmat dari Engkau, yang kuketahui dan yang tidak kuketahui. Semoga suatu saat, diri ini bisa menjadi orang yang lebih banyak syukur dari hari ke hari. Sampaikan salam dan shalawat ku, kepada Nabi besarMu, kekasihMu yang paling mulia di bumi dan langit ciptaanMu, Nabi Muhammad SAW.

Proses demi proses kehidupan dalam mencari makna kebahagiaan yang hakiki, sesungguhnya ga ada yang kebetulan. Semua sudah diatur-Nya, sesuai dengan apa yang diharapkan hamba-Nya. Segala apa yang terjadi, adalah sesungguhnya jawaban doa dari-Nya, meskipun kadang didalamnya ada suka duka, bertumpus lumus, tangisan dan tawa, semoga terkumpul menjadi sebuah karunia yang tiada putusnya.

Bagi diri ini, yang sedang menjalani proses kehidupan, bukanlah hal mudah, untuk menjadi hamba-Nya yang lebih baik lagi. Kegagalan keberhasilan menghadapi sang nafsu dan setan yang ada pada diri ku, semoga menjadi pemicu untuk terus mencari formula yang terbaik disisi-Nya. Diri ini, yang puluhan tahun ber-Islam KTP, sedang berusaha, menggali makna keindahan dari Nya.. lewat pilihan ‘resep terbaik’, mengumpulkan bahan mentah, memasaknya hingga mendapatkan hidangan ilahiyah yang nikmat lezat dan indah dari-Nya.

Di workshop Mahakosmos ini, kutemukan salah satu resep terbaik dari-Nya. Di dalam diri manusia, tertanam suatu ‘microchip’ kehidupan, yang tertanam tahunan, puluhan tahunan, selama hidup, sehingga membentuk ‘someone’ termasuk diri ini, dengan plus minusnya. Yang menjadi permasalahan, disaat microchip yg usang ini, ternyata mengganggu si manusia, untuk melakukan perubahan. Kenapa ya aku susah sabar, kenapa ya aku susah bersyukur, kenapa masih iri, kenapa masih marah, dan kenapa-kenapa yang lain. Begitu juga, penyakit fisik yang diderita dari yang ringan hingga yang berat, from A to Z, semuanya ada asal muasalnya. Keinginan diri untuk berubah, dengan mengikuti pengajian pelatihan workshop dll dimana ingin menanamkan microchip yang baru, kenapa belum berbuah optimal..ada apa dibalik ini.. apakah karena masih tertanamnya 'microchip' yang usang..yang mana didalamnya begitu banyak sumbatan kesalahan, error dll..

Sebagaimana Allah berfirman, “Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya”(Al Anfaal:52). Namun pengecualian buat para kekasih Allah yang suci, yang diuji-Nya untuk menaikkan derajatnya disisi-Nya. Buat diri yang masih error ini, haruslah tahu diri, introspeksi satu menuju introspeksi berikutnya. Kenapa, sudah ikut pengajian, pelatihan from A to Z masih juga, ga berubah. Semuanya ada asal muasalnya, bukanlah salah pengajiannya, pelatihannya, salah workshopnya, salah trainernya, menyalahkan faktor diluar diri ini, karena sesungguhnya muaranya ada di dalam diri sendiri. Semakin dapat dirasakan, sebagaimana Rasulullah bersabda, “Di dalam diri manusia, ada segumpal ‘daging’, bila daging itu baik maka akan baik pula perilakunya. ‘Daging’ itu adalah kalbu”.

Lewat Workshop Mahakosmos, Terapi Hati Terapi Ikhlas, diri ini belajar berbenah diri, belajar mengosongkan ‘wadah’ yang penuh yang kadang meluber-luber. Belajar mengosongkan diri, membebaskan diri dari sumbatan-sumbatan kehidupan, segala persepsi, mbebaskan diri dari ke'AKU'an..alias ego-ego yang menggunungatas ijin-Nya. Kuncinya semua ada pada segumpal ‘daging’ itu. Yang ternyata, di segumpal 'daging' itulah, mempunyai rahasia untuk menghealing jiwa dan raga, itulah rahasia Mahakosmos..subhanallah..

Jujur, setelah dirasa-rasakan, buat diri ini, semboyan Mensana in corpori sano – Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat. Seharusnya dibalik, bahwa di dalam ‘jiwa yang sehat, terdapat tubuh yang kuat’. (mohon maaf, buat yang pemahamannya berbeda, semua ini hanyalah rasa dari apa yang dirasakan diri ini, perbedaan itu rahmat..).

Lewat workshop ini, diri ini, diajarkan untuk mengenali ‘indera hati – sepotong ‘daging’ itu, hingga akhirnya ‘dapat membersihkan jiwa raga yang semuanya tidak ada yang instan, biarkanlah Dia atas ijin-Nya yang menentukan waktunya.

Di sini pula, diri yang suka error, yang sering mengalami kebingungan dalam memutuskan terhadap sesuatu, ternyata... di segumpal ‘daging’ itu, bisa merasakan jawaban-Nya. Sebagaimana rasulullah bersabda, “mintalah fatwa pada hatimu; kebaikan adalah sesuatu yang membuat hatimu tenang dan keburukan adalah sesuatu yang membuat hatimu gelisah”. (sekali lagi, sudilah memaafkan, jika ada berbeda pemahaman, semuanya ini hanyalah rasa dari apa yang dirasakan diri ini, perbedaan itu rahmat).

Lewat Mahakosmos pula, makna kehidupan hari demi hari semakin terasa. Diri ini terkesima dengan tanda-tanda kebesaranNya, begitu luarbiasa, Grand DesignNya menciptakan alam semesta ..bumi dan langit beserta isinya, dan semakin diri ini ‘selaras antara seluruh ormen jiwa raga di dalam diri ini’ insya Allah harmonis, dan alam semesta pun akan menyambut keharmonisan manusia itu sebagaimana bukti nyata yang ada pada nabi besar Muhammad SAW-Rahmatan lil alamiin. Begitu pula sebaliknya, jika belum menselaraskan terhadap apa yang diucapkan dengan apa yang ada di segumpal ‘daging’ itu, wajarlah, jika diri ini belum harmonis. Inilah makna ikhlas, yang menurut diri ini, subhanallah adanya, memudahkan alarm jiwa untuk berbunyi, sebagai tanda introspeksi diri dalam proses hari demi hari dalam kehidupan.

Hidup ini, adalah proses demi proses mengharmoniskan diri sebagaimana DiA tidak pernah menciptakan manusia dengan sia-sia, semuanya adalah ujung-ujungnya untuk kembali pada-Nya dengan jiwa yang tenang dan hati yang ridho dan diridhoi-Nya.

“Sebagaimana apa-apa yang ada dalam ciptaanNya selalu berpasang-pasangan, Allah sudah memasangkan masalah dengan solusinya – belum tentu apa yang dirasakan diri ini, bisa dirasakan juga oleh yang lain..semua kembali kepada rasa masing-masing...belum tentu juga klop sebagaimana yang dirasakan oleh diri ini. Sudilah memaafkan jika ada yang kurang berkenan, semua nya karena kesalahan diri ini, jikapun ada yang baik-baik, semuanya dari-Nya. Wallahualam bissawab

Spesial jazakallahu khairan katsiira..buat Mas Kris.. bukan hanya guru nya hati gurunya ikhlas.. tapi juga guru juga dalam menjalani kehidupan...dalam suka dukanya kehidupan.. alhamdulillah.


salam ikhlas... salam kasih&sayang...salam atas segala keindahanNya..atas sgl sesuatu..

(Dari seseorang alumni workshop Mahakosmos Terapi Hati Terapi Ikhlas, yang sedang belajar, kadang tertatih-tatih, kadang terjerembab, bingung.. masih jauuuh.. namun hanya satu hal... yang membuatnya survive.. karena kerinduannya menemukan keterkesimaan yang sejati..)

Disaatku Kumelihat Bulan & 1 Bintang


Wahai Allah,
Tidak terasa hari berganti hari, bulan berganti bulan...
Rasanya masih teringat momen2 indah bersama-Mu disana.
JamuanMU dalam susah maupun senang, semakin direnungi, begitu indah
Karena karunia hikmah dari Engkau sebagai tanda cinta buat kami.
Segala puji hanya MilikMu ya Allah..
Sampaikanlah..shalawat & salam kepada Rasulullah saw...

Kali ini.. kuingin merenungi hikmah dibalik Kumelihat Bulan & 1 Bintang..
Sejak tiba di tanah suci Makkah..KAU tampakkan padaku hanya 1 bintang..di langit..
hanya 1 bintang..kumerindukan..dim
ana bulan..
Disaat sholat di lantai 4 Masjidil Haram... kala terakhir untuk bergegas menuju Aziziyah..
Sedih, harap-harap cemas bercampur menjadi satu... kerinduan menyeruak..karena harus berpisah dengan rumah Sang Pemilik Ka'bah.. yang mana..kenikmatan beribadahnya luarbiasa..
Kutatap langit.. hanya 1 bintang di langit.. di dalam hati kuberdoa, "Ya Allah, jadikanlah bintang itu menjadi saksi.. di akhirat kelak.. bahwa aku pernah disini..berharap hanya keridhoanMU".

Saat menginap di apartemen Zahir di wilayah Aziziyah, sebelum menuju Mina.
KAU takdirkan aku untuk datang bulan..
Sempat kerinduan untuk sholat seperti jamaah yang lain menyergap..
disaat sholat berjamaah bersama 200 lebih jamaah..
beratapkan langit di lantai paling atas apartemen..
Namun dari ENGKAU tidaklah pernah salah..

Saatku tatap langitmu yang menghitam...penuh misteri keindahannya..
Hanya ada bulan dan 1 bintang... seperti ingin bicara...
Apalah ya Robbi.. yang akan KAU hidangkan dalam jamuanMU ini..
di atas langit masjidil haram..kau tampakkan aku 1 bintang..
dan di atas langit apartemen ini.. kerinduanku untuk menatap bulan.. terjawab.. dan 1 bintang terus menjadi saksi bisu..
KerinduanKU menyergap untuk lebih mengenalMU..
Kutundukkan wajahku...kubuka terjemahan alquran randomly..
Diri ini terhenyak...disaat itu.. yang terbuka adalah

surat Al An'am ayat 75-79
Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin.
Ketika malam telah gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: "Inilah Tuhanku", tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: "Saya tidak suka kepada yang tenggelam."
Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: "Inilah Tuhanku". Tetapi setelah bulan itu terbenam, dia berkata: "Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang yang sesat."
Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata: "Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar". Maka tatkala matahari itu terbenam, dia berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.
Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.

Kutatap langit dalam2..sampai tidak berkedip..apakah ini jamuanMU ya Robb?..

Kuteringat disaat kumembaca buku Agus Mustafa "Pusaran Energi Ka'bah"...Kurenungi lagi.. Bahwa Nabi Ibrahim memperoleh keyakinannya tentang Allah itu setelah melakukan proses "diskusi" panjang dengan alam sekitarnya. Allah memperlihatkan keagungan ilmu-Nya di alam semesta kepada Nabi Ibrahim, sehingga beliau akhirnya memperoleh keyakinan yang sangat teguh bahwa Allah adalah Dzat Yang Maha Perkasa dibalik semua eksistensi ini.

Demikian panjang dan mendalam dalam proses pencarian Tuhan itu, sehingga keyakinan yang diperoleh Nabi Ibrahim bukanlah sekedar di kulit saja, melainkan berakar sangat dalam, menghujam jiwanya. Keyakinan seperti ini tidak mudah goyah, bahkan tidak akan pernah goyah lagi.

Diceritakan suatu ketika Bilal seperti bisa, mengumandangkan azan subuh. Biasanya, sebelum azan Subuh itu selesai, Rasulullah sudah berada di dalam masjid untuk kemudian mempimpin sholat berjamaah bersama para sahabat. Namun, tidak seperti biasa, Rasulullah Muhammad belum juga hadir meskipun Bilal sudah menyelesaikan kalimat terakhir azannya.
Ditunggu beberapa saat oleh Bilal dan para sahabat. Rasulullah tidak juga muncul di masjid. Akhirnya karna khawatir terjadi sesuatu, maka Bilal pun memutuskan menjemput Nabi, yang 'rumahnya' bersebelahan dengan masjid tersebut.
Pintu bilik rumah Nabi diketuk2 oleh Bilal sambil mengucapkan salam. Tidak langsung ada jawaban dari dalam bilik. Namun sejurus kemudian, Nabi muncul sambil menjawab salam. Dan kemudian mempersilakan Bilal masuk. Apakah yang dilihat oleh Bilal? Ia melihat Nabi dalam keadaan yang sangat mengharukan. Airmata berlinangan di pipi beliau. Matanya sembab, menunjukkan betapa beliau menangis cukup lama, semalam.
Karena khawatir melihat kondisi Nabi, Bilal pun bertanya kepada beliau. Ada apakah gerangan, sehingga Rasulullah menangis seperti itu. Apakah Nabi sakit?. Atau Nabi ditegur oleh Allah? ataukah ada kejadian hebat lainnya? Maka Rasulullah menjawab, bahwa beliau semalam telah menerima wahyu dari Allah. Lantas beliau membacakan QS Ali Imran 190-191.. yang artinya..
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka."..

Kisah diatas menggugah diri ini..sebegitu dahsyatnya, Rasulullah disaat mendapatkan wahyu tersebut.. .. Kurenungi makna dari jamuan-Mu ya robbi. Semoga ini adalah pertanda, keridhoan-Mu untuk memulai perjalanan panjang ini.. Amiin, Allahumma amiin.. mohon bimbing aku saudara/i ku...
Hanya Allah sajalah yang bisa membalasnya, atas segala yang tak terkatakan..ta' terhingga..


Wallahualam bissawab..

Subhanakallahumma wabihamdika,
asyhadu alla ilaaha illa anta..
astaghfiruka wa'atubu illaik..

duri...9feb'10

CURHATKU UNTUK IBUNDA TERCINTA

Wahai Allah..
Diri ini ingin mencurahkan isi hati..untuk mamaku tersayang...
Sebelum kumencurahkannya ya Allah..
sampaikanlah shalawat dan salamku..kepada nabiMu yang Mulia..Nabi besar Muhammad SAW..salam dan shalawat..dari seorang hambaMu yang hina bagai debu yang berhembus di bumi ciptaanMu..sampaikan salam takziim kami sedalam-dalamnya padanya..KekasihMu yang Paling Mulia disisi-Mu..

Aku bersyukurMu..ya Allah..
Kuterlahir kedunia lewat rahimnya..
Suka duka kehidupan kami lewati bersama..bersama keluarga kami..
Namun semakin dirasakan, hanyalah keindahan yang kurasakan..

Curahan kasih sayangnya Wahai Allah....dengan gayanya apa adanya.. Perhatiannya..ketelitianny
a...kedetailannya...kerjakerasnya..mujahadahnya.. keperkasaannya..dan lain2 yg tidak bisa kusebutkan satu persatu..
Semakin membuatku bertambah sayang kepadanya.. wahai Allah
begitu banyak kebaikan yang ibundaku perbuat hingga sekarang.
walau sudah menikah ia masih semangat sekali membantu apa yang bisa ia bantu untuk anak2nya..

Ya Allah, Ya Rahmaan..Ya Rahiim..
hanya dengan melihat tangannya..yang mulai mengeriput..yang menorehkan buratan2.. melelehlah buliran airmata dari hati…
karena Engkau senantiasa mengingatkanku akan begitu banyak kebaikan-kebaikan yang telah ia lakukan..
Itulah yang selalu Engkau hadirkan dihatiku..disaat ke tanah suci bersamamu dan suamiku tercinta..
Menjalani jamuan-jamuan-Nya bersamamu..
didalam ujian susah maupun senang..
Betapa nikmatnya hanyut dalam keridhoan-Nya..saat kuhanyutkan diri dalam keridhoanmu mama..
betapa cepatnya Engkau tidak ridho..ya Allah..Kau langsung menyentilku..disaat sedikiit saja rasa kesal dalam menjalaninya bersama mama..
Akhirnya kuakui ya Allah, sebagaimanapun..tiada yang dapat mengalahkan kasih sayang mamaku tercinta.. dibalik mamaku tercinta apa adanya..
Akhirnya kuakui ya Allah, keridhoan orangtuaku..adalah keridhoanMu ya Allah..
dibalik keadaan ku sekarang ini...ada tangisan munajat..tangisan doa seorang ibunda yang berharap yang terbaik buatku..

Ya Allah,
Hanya dengan Kau ajak aku..untuk mengamati tangannya saat di tanah suci..sudah meleleh airmata..tak terbendung airmata ini..
hanya dengan Kau ajak aku..untuk mengamati wajahnya disaat sedang tidur..letih..sudah meleleh airmata ini..
Belum lagi..jika kurenungkan wajahnya..kakinya..rambutnya..tubuhnya..organ tubuhnya.. dan semua yang ada didirinya.. yang 'berbicara' tentang perjuangannya..perjuangan seorang ibunda untuk anak-anaknya tercinta..
Wahai Allah, balaslah segala apa yang telah mama lakukan...
Momen2nya bertumpuslumus...hanya Engkau Yang Maha Tahu
Ampunilah dosanya jika sgl tumpus lumusnya..khilaf bukan karena-Mu ya Robb.. sayangilah ia..sebagaimana ia menyayangiku seumur hidupku..seumur hidupku..
Ya Allah Ya Latif..Ya Latif..Ya Latif..Wahai Yang Maha Melembutkan..
Lembutkanlah hatinya.. Berkahilah...bahagiakanlah ia wahai Allah..karena kebahagiaan itu..memanglah dari Engkau..bukan dari apapun yang ada di dunia ini.. kebahagiaan di dunia & di akhirat..

Begitu juga dengan aku ya Allah..
tak terasa..sudah hampir 7 tahun menjadi seorang ibu..
masihlah jauhhhhhh..
Kuberharap..suatu saat kelak..aku bisa menjadi ibu yang fitrah..
Seorang ibu yang tau diri..jati diri seorang hamba Allah yang sebenarnya..
Seorang ibu..yang bisa mencontoh perjuangan ibundanya..dan perjuangan para bunda2 sholeha yang dengan hati ridho dan diridhoiMu..
mencintai anak2nya karena Mu ya Allah..merawatnya..menjaganya.. inilah harapan dari hambaMu yang hina ini..seperti debu..yang..berhembus..di bumi ciptaan-Mu..

Ijinkanlah..kami ya Robb..semua ibunda yang ada di bumi ciptaanMu.. untuk memulai hidup yang lebih baik lagi..
Amiin..Allahumma amiin..

Allah Maha Cahaya by : Opick

Jauh melangkah meniti waktu berlalu
Jauh berjalan lewati berjuta warna kehidupan
Tanpa sadari dalam cermin wajah ini
Bertambah umurku
dalam hidup yang semakin merapuh

*Allah bukalah hatiku bimbing di jalan terang-Mu
Selamtkanlah jiwa yang gelap
Dalam cahaya rahmat-Mu
Allah kau Maha Cahaya hari petunjuk sang jiwa
Ampuni diri yang lelah
Kadang sesat ku melangkah

Allah.. Ya robbi.. robbii..Allah...

Menghitung diri tanpa sadar airmata
Menjadi saksi banyak waktu sia-sia tanpa sadari dalam cermin wajah ini
Bertambah umurku
Dalam hidup yang semakin merapuh

Allahu... Allah... Allahu... Allahu...
Allah terangi jiwaku... Allah beri petunjukMU
Allahu..Allah..Allahu..Allah
Allah bimbinglah hambaMu..
Allah ampunilah aku

Jauh melangkah berharap hidup tak sia-sia
Jauh berjalan harapkan ku dapat ampunan


Curahan Hati Sepulang berhaji ke tanah suci...

Dear Allah Ya Rahman Ya Rahiim.

Tak terasa 11 hari sejak kepulangan kami berhaji ke tanah suci..
Sepulang berhaji ke tanah suci.. begitu banyak kesan & pesan dari-Mu..lewat jamuan-Mu di tanah suci..
Bukanlah hal mudah untuk merangkainya..
Mengapa semakin diri ini ingin mengenal-Mu..semakin merasa hina..dina..di hadapan-Mu
Segala puji bagiMu ya Robb..

Wahai Allah...
Hamba-Mu yang hina ini..Kau ijinkan menjadi tamu-Mu di tanah suci-Mu..
Segala puji bagi-Mu ya Robb.. atas segala jamuan-Mu yang Kau kemas dalam ujian kesenangan dan kesusahan..yang baru kusadari..tanpa buliran air mata dari hati yang terdalam..tanpa getaran di dada ini.. tanpa tangisan senyuman kebahagiaan bersama Mu.. semua jamuan-Mu terlewat begitu saja.
Sampaikanlah salamku..wahai Allah.. kepada baginda Rasulullah saw..kekasih-Mu..yang begitu mulia jiwa dan raganya..hatinya..sikapnya..perangainya..kepribadiannya.. dan lain-lainnya..yang membuatku sulit mengutarakannya.. sampaikan salamku..seorang hamba Allah yang hina dina..berlumuran dosa...error.. lemah..lemah..lemah...lemah..melawan nafsu dan setannya sendiri..sampaikan salamku wahai Allah...kepada nabi kami..yang selalu mencintai kami..yang selalu mementingkan UMATKU, UMATKU, UMATKU..hingga akhir ayat menjelang...sampaikan salam cinta dan sayang kami kepada beliau ya Robb..memanglah tidak pantas..hamba yang hina ini, menitipkan salam..namun inilah ungkapan rasa cinta sayang kami kepada beliau..Allahumma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa'alaa sayyidina muhammad...

Wahai Allah...
Tiada ucapan yang bisa kuucapkan..selain rasa syukur yang tiada hentinya..atas takdir-Mu kepadaku..atas jamuan-Mu ya Allah..selama 23 hari itu..
Semakin kurasakan..kuolah..kumasak dengan kalbu yang titipkan kepada hamba-Mu ini... betapa lezzzaatt hidangan-Mu ya Allah..kepada hamba-Mu yang hina dina ini..
Walau kadang kasat mata..secara kasat mata..tidaklah mengenakkan..namun jika kugunakan hatiku sebagai nahkoda..terasa indaaah semua yang telah Engkau hidangkan.
Hidup ini ternyata..hanyalah menghanyutkan diri dengan samudra kehendak-Mu ya Allah..
Hidup ini akan rusak..jika kumelawan segala apa yang telah Engkau hadirkan di hadapan Kami..
tiada yang lain..kuberharap..semoga Engkau berkenan selalu hadir dalam hati gelap ini..
Sehingga disaat diri ini..berenang dalam samudra ya Robb..teraang rasanya..damaai rasanya..menghanyutkan diri dalam samudra kehendak-MU yang sangat luaaas dan ta' bertepi.

Wahai Allah..
betapa indahnya Kau takdirkan aku..berangkat bersama suamiku tercinta & ibundaku tercinta..
Keberkahan yang kurasakan, didalam lautan gelombang ujian demi ujian..membawa hikmah tersendiri yang membekas di hati ini... tanpa keridhoan mereka berdua..siapalah awa' ni ya Robb..siapalah awa'ni..
Ampunilah wahai Allah, dosa2ku & dosa mama,papa, ibu, bapak..sebagaimana mereka menyayangi kami seumur hidup kami... tiadalah terbalaskan kasih sayang mereka kepada kami semua.. balaslah segala apa yang telah mereka lakukan kepada kami ya Robb...kumohon..sayangilah mereka dengan caramu yang tiada tau..kumohon ya Allah..
Begitu juga dengan suamiku ya Robb.. jadikanlah ia imam keluarga..yang dapat menjadi nahkoda di dalam rumah tangga..tidak hanya di dunia& diakhirat..yang ikhlas mendidik anak2 kami agar menjadi generasi robbani pembela agama-Mu ya Robb..
Jadikanlah anak2 kami..menjadi anak2 sholeh..penyejuk hati..& pemimpin orang2 yang bertakwa..

Wahai Allah..
Segala ritual haji sudah kujalani... didalam bolak baliknya hati..
Dulu kufikir..Haji adalah akhir dari segalanya..ternyata haji adalah awal untuk memulai hidup yang lebih baik..
Namun yang kutakutkan wahai Allah..segala bekal yang kau berikan..pupuss hilang begitu saja..ditelan waktu yang terus berlalu..
Jangan Kau tinggalkan aku ya Allah.. tolong aku..temani aku mengawali hidup yang lebih baik..
Aku ingin mengawali hidup yang lebih baik..dalam berhabluminnallah & habluminannas..
Kusadari Wahai Allah..diri ini seringkali bernafsu untuk lebih mengenal-Mu..untuk lebih mengenal Rasul-Mu..untuk lebih mengenal siapa aku.. ampuni aku ya Robb.. jika karena ini.. Kau jadi berpaling....nafsu2 yang kubungkus dalam jubah ibadah seringkali kulakukan..namun hasrat ini..sesungguhnya adalah keinginan untuk lebih dekat dengan-Mu ya Allah..
Kusadari akhirnya.. Engkau memang tidak mau dicari... namun Engkau suatu saat akan datang menghampiri..
Aku yang hina dina ini hanya mampu berikhtiar mendekatkan diri pada-Mu ya Robb..namun kuserahhhhkkan semua kepada-Mu..
Ya Allah..sesungguhnya..jiwaku, hatiku, fikiranku, dan seluruuuuhh anggota tubuhku..ingin berzikir menyebut nama-Mu..bantulah aku menyelaraskannya..

Temani aku ya Robb..
Jangan Kau tinggalkan aku sendirian untuk memulai hidup yang lebih baik..
Nda mengapa jika didalam perjalananku ini.. karena kenakalanku, Kau sentil..Kau tegur..asalkan Kau temani aku ya Allah..
sehingga kubisa merasakan keberadaan-Mu lebih dekat dari urat leherku sendiri..sampai akhir hayatku..
sehingga kubisa berlaailaaha illallah..muhammadarrasullah..dari hatii yang paling dalam..bukan dari bibir semata..

Wahai Allah,
Walau secara fisik..kumulai menjauuuh dari rumah-Mu ya Allah..
Kaitkanlah hati ini.. hanya kepada-Mu ya Robb.. hanya kepada-Mu..Wahai Yang Maha Memiliki Ka'bah..

Wahai Allah..
Kumohon..kuatkanlah hamba-Mu ini..menjalani hidup barokah bersama orang2 yang kucintai..
jadikan pertalian keluarga kami..teman2 kami.. dilingkupi oleh cinta-Mu & Rasul-Mu..
hanya itu besarnya pengharapan kami ya Robb..karena lewat cinta-Mu & Rasul-Mu bagiku..sudah lebih dari cukup..karena cinta semua terasa indah..

Subhanakallahumma wabihambdika asyhadu alla ilaaha illa anta..astaghfiruka wa'atubu illaik..
Maha Suci Engkau Ya Allah, dengan kebesaran dan tahmid..aku bersaksi dan mengakui bahwa tiada illah yang berhak disembah selain Engkau..dan aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu atas segala kesalahan.amiin ya robbal alamiin..

NASEHAT DARI GURU HIKMAHKU...

From A to Z kucari-cari..makna haji yg sbnrnya haji..
Namun ada 3 nasehat dari beliau yg semoga bisa membawaku menuju ke baitullah dengan ALL OUT :

1. BULATKAN TUJUAN ... INGIN KEMBALI FITRAH.
SEGALA bekal menuju baitullah yg tidak ada hubungannya dengan tujuan, putus...
(no kamera, no handicam, semua arahan tujuan utk kembali fitrah).
"INGAT-INGAT, kisah penyelam mutiara"...

2. Hilangkan persepsi, bahwa jika di Indonesia banyak berbuat maksiat, akan dihukum Allah di tanah suci..yang ada adalah apa yg kujalani merupakan proses belajar dari-Nya sehingga akhirnya kubisa mendapatkan bekal utk kubawa pulang, sehingga memudahkan kita menjalankan 7 komitmen berhaji.. Hidangan ilahiah selama berhaji yg terpenting sesungguhnya bukannya kesenangannya, namun hidangan 'bekal/hikmah'..yang merupakan karunia tertinggi di mata Allah..

3. Tumbuhkan sikap mental "PERGI HAJI SIAP TIDAK KEMBALI" (siapkan wasiat, meminta maaf, dll).

NASIHAT BERHAJI OLEH SEORANG IBUNDA YANG KUKAGUMI..Ibu Rita Permadi Alibasyah

Ilmu berhaji from A to Z, fiqih maupun hakikat kucari.
Namun, ada kesan yang melekat saat kumemohon nasihat dari ibunda Rita Permadi Alibasyah, sosok bijak, sederhana, tawadhu, dan rendah hati.
Dari pengalaman haji yang dijalani beliau, sesungguhnya dalam segala kejadian yang dihadirkan-Nya, dihidangkan-Nya di depan kita, sesungguhnya disitulah maksud dari HIDANGAN-NYA..BEKAL..BEKAL..BEKAL..
Diharapkn dengan bekal hikmah yang didapat, mempermudah diri ini untuk menjaga 7 KOMITMEN setelah pulang kembali ke tanah air (jika Allah meridhoi). Wallahualam..tiada yang tahu.

Beliau juga mengingatkan, agar membatasi bicara, tidak lepas berzikir kepada-Nya. Subhanallah, memang ternyata qalbu saja yang bicara, itu akan lebih baik. Habluminannas namun tetap dikedepankan, dengan menimbang mudarat manfaatnya. Apalagi diri ini bersama ibuku tercinta, dalam menolong orang lainpun, aku harus meminta ijin kepada ibundaku. Akan kujaga betuul, perasaan dari ibundaku tersayang, semoga Engkau memberi-Ku jalan ya Robb.
Tidak perlu diri ini panjang angan2..seharusnya dengan KOMITMEN "TAHALUL"..stop panjang angan2, stop suk'udzon..stop dll. Membayangkan nanti siapa yang bakal susah bangun malam, tanpa sadar diri ini sudah qibr..merasa diri ini hebat sudah bisa bangun malam, sedang suamiku & ibundaku masih sulit. Padahal menurut beliau, seringkali di sana, berbalik 180 derajat, yang biasanya ada pada diri orang lain, bisa jadi malah perilaku ini yang terjadi pada diriku. (Ampuni aku ya Robb...tunjukilah aku ke jalan-Mu yang lurus).
Membayangkan ibundaku bakal bawel, mengatur-ngatur, dll, padahal bisa jadi nanti aku yang melakukan itu semua. AMpuni aku ya RObb..ampuni aku.. PERGI HAJI TANPA PERSEPSI APAPUN TENTANG ORANG LAIN...BECOME A ZERO PERSON.. PLEASE YA ALLAH..TOLONGLAH AKU..TOLONGLAH AKU..YA ROBB

Yang namanya Perbekalan, pastilah perlu dipersiapkan. Ibaratnya, ingin mengembara ke suatu tempat yang jauh, pastilah perlu disiapkan terlebih yang terpenting adalah bekal metafisik, yaitu keyakinan ilahiah, yaitu nuur..cahaya-Nya yang tercermin dari sikapku sehari-sehari. Semoga engkau mencukupkannya ya RObb..

IHRAM..bantulah aku ya Robb..untuk merasakan bahwa memang semua manusia itu sama di mata Engkau?

WUKUF DI ARAFAH...bantulah aku ya Robb..untuk selalu bertafakur..dimanapun kuberada..24 jam..seumur hidup..hingga ajal menjemput..seperti yang ada di surat AL A'raf : 179 - bahwa sesungguhnya, mata, telinga, hati dicipta-kan-Nya..kemudian dititip-kan-Nya untuk mengingat-Nya..melihat kebesaran-Nya.jika tidak, maka diri ini lebih sesat dari binatang ternak.. merasakan siapa AKU..siapa ENGKAU..siapa Rasul-Mu?..sehingga diri ini tau diri..jati diri seorang hamba Allah yang sebenarnya.

MABIT...bantulah aku ya Robb..untuk bisa hidup SECUKUPNYA, tidak berlebihan..tidak bermegah-megahan....namun selalu bersyukur atas segala apa yang Engkau berikan.

MELEMPAR JUMRAH... bantulah aku ya Robb..bimbinglah kami..agar bisa menghilangkan sifat-sifat buruk kami..karena setan itu ada di diriku..bantulah kami menghadang provokasi-provokasi setan dengan senjata keyakinan ilahiyah..yang tertanam di qalbu ini...diiringi doa yang membuat kami lebih taat kepada-Mu ya RObb..tolong aku..

TAHALUL..bimbinglah aku ya Robb.. untuk bisa membuang prasangka negatif..panjang angan..yang membuat diri ini menjadi lupa untuk melakukan hanya 3 hal di qalbu.. introspeksi.planning..tafakkur..

THAWAF..BIMBINGLAH KAMI YA ROBB..agar bisa mengkaitkan hati kami..hanya kepada-Mu..mengingat-Mu disaat duduk, berdiri dan berbaring..mengingat-Mu hati kami akan tentram..masuk kedalam lubuk hati yang terdala,..

SA'I..bimbinglah kami ya Robb..agar bisa senantiasa ikthiar maksimal seperti Siti Hajar yang 7 kali Safa Marwa mencari air..hanya untuk berharap keridhoan_Nya semata..tak kenal lelah..pantang mundur..pantang mengeluh..bimbinglah kami yg dhoif ini ya Robb... kaki kami menjejakkan ke bumi..bertumpus lumus..namun jiwa ini kuserahkan hanya kepada-Mu..bimbinglah kami ya Robb..


Ibunda Rita juga berpesan, akan begitu banyak provokasi-provokasi nafsu setan yang akan ada di hadapan kita..RASAKAN DENGAN QALBU..
BIARKAN NAHKODA DALAM DIRI INI ADALAH QALBU..
AKAL HANYA SEKEDAR MEMBANTU IKHTIAR..

JIKA QALBU RAPUH..SEMUA MASUK..ILAH2 DLL..

inga..INGA..inga..

Nasihat guru hikmahku..mengenai berhaji..

HAJI
rangkuman sinergi mengenai HAJI, Bpk. Ir. Permadi Alibasyah, Pimpinan Majelis Tafakuran Mutiara Tauhid)

KEMBALI KEPADA TUJUAN
Semua kegiatan kembali pd tujuan. Subhanallah, agama Islam memang agama yang indah, dan mempunyai parameter yang jelas. Dalam surat Al Ankabuut (29) : 45, Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Qur′an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) KEJI dan mungkar. Begitu juga dengan puasa, seperti yang terdapat pada surat Al Baqarah:183, Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
HAJI, apakah tujuan haji.. tanpa diri ini menentukan tujuan yang jelas, maka ibaratnya pergi naik angkot tanpa arah, tanpa tujuan, disaat nyasar, tidak mudah kembali kepada tujuan semula.
Apakah tujuan haji itu untuk meraih gelar haji?
Apakah tujuan hati itu menggapai ridho Allah?
meningkatkan keimanan kpd Allah?
memenuhi panggilan Allah?
melaksanakan rukun Islam?
latihan utk kembali kpd Allah?
napak tilas?

Kisah Ali Zainal Abidin (cicit Rasulullah, nabi besar Muhammad SAW) ini mengawali apakah hakekat tujuan haji. Imam Zainal Abidin (sa) adalah salah seorang waliyullah dari keluarga Nabi saw, ia adalah putra Al-Husein bin Fatimah (sa) binti Rasulillah saw. Sedangkan Az-Zuhri adalah salah seorang ulama ahli hadits. Nama panggilannya adalah Zainal Abidin dan As-Sajad, karena kebanyakan melakukan shalat dimalam hari dan di siang hari. Beliau jika berwudhu, pucat wajahnya. Ketika ditanya kenapa demikian, beliau menjawab, "Tahukah engkau kepada siapa aku akan menghadap?." Beliau tidak suka seseorang membantunya untuk mengucurkan air ketika berwudhu. Beliau tidak pernah meninggalkan qiyamul lail, baik dalam keadaan di rumah ataupun bepergian. Beliau memuji Abubakar, Umar dan Utsman (semoga Allah meridhoi mereka semua). Ketika berhaji dan terdengar kalimat, "Labbaikallah...," beliau pingsan.
Ali bin al Husein Zainal ‘Abidin dianggap sebagai ulama yang paling masyur di Madinah dan pemimpin ulama tabi’in di sana. Hal ini keterangan yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdillah, dan yang diriwayatkan Ibnu Abbas. Kurang lebih 30 tahun Zainal Abidin bergiat mengajar berbagai cabang ilmu agama Islam di Masjid Nabawi di Madinah. Sikap tidak berpihak pada kelompok mana pun tersebut mengundang simpati dari semua kelompok yang bertikai. Zainal Abidin disegani oleh segenap kaum Muslimin baik kawan maupun lawan. Pada zamannya, Zainal Abidin diakui masyarakat Muslimin sebagai ulama puncak dan kharismatik. Ia sangat dihormati, disegani, dan diindahkan nasihat-nasihatnya. Kenyataan itu tidak hanya karena kedalaman ilmu pengetahuan agamanya, tidak pula karena satu-satunya pria keturunan Rasulullah, tetapi juga karena kemuliaan akhlak dan ketinggian budi pekertinya. (sumber : http://rumahislam.com)

***
-Diambil dari buku “Sentuhan Kalbu”, Ir. Permadi Alibasyah-
Alkisah di padang Arafah Ali bin Husain bertanya kepada Zuhri. “menurut engkau, berapakah kira-kira orang yang wukuf di sini?”.
Kata Zuhri, “Menurut perkiraanku ada sekitar empat atau limaratus ribu orang. Semuanya haji, mereka menuju Allah dengan harta mereka dan berteriak-teriak memanggil-Nya.”
Ali bin Husain pun berkata, “Hai Zuhri, sebenarnya sedikit sekali yang haji”.
ZUhri tentu keheranan, “Sebanyak itu apakah sedikit?”
Ali lalu menyuruh Zuhri mendekatkan wajahnya kepadanya. Kemudian Ali mengusap wajahnya danmenyuruhnya melihat kembali.
Zuhri terkejut. Kini ia melihat monyet-monyet berkeliaran dengan menjerit-jerit. Hanya sedikit manusia di antara kerumunan monyet-monyet itu.
Ali mengusap wajah Zuhri kedua kalinya. Ia kini menyaksikan babi-babi, dan sedikit sekali manusia.
Pada usapan yang ketiga, Zuhri melihat banyaknya serigala dan sedikit sekali manusia.
Para hadirin yang berbahagia, berkat sentuhan orang salih, Zuhri dapat melihat ke balik tubuh-tubuh mereka yang sedang wukuf di Arafah. Tuhan berkenan menyingkapkan tirai baginya, sehingga pandangannya menjadi sangat tajam. Ia terkejut dan kebingungan, karena begitu banyaknya orang yang tampak lahirnya adalah manusia, tetapi hakikatnya binatang. Ia pun berfikir, apakah kebanyakan kita hanyalah manusia secara tampilan, dan binatang secara hakiki?
Ibadah haji adalah perjalanan manusia untuk kembali fitrah kemanusiaannya. RUpanya kesibuka pada dunia telah melemparkan kita dari kemanusiaan kita. Kita jatuh menjadi makhluk yang lebih rendah bukannya menjadi khalifah Allah. Tetapi kita justru menjadi monyet, babi, dan serigala. Oleh karena itu, para jemaah haji dari satu sisi dapat dilihat ibarat rombongan binatang yang ingin kembali menjadi manusia.
Para jamaah haji semestinya meninggalkan sifat kebinatangannya. Seperti ular, mereka harus mencampakkan kulit lamanya agar menjalani kehidupan baru. Baju-baju kebesaran, yang sering digunakan untuk mempertontonkan kepongahan, harus dilepaskan. Lambang-lambang status, yang sering dipakai untuk memperoleh perlakuan istimewa, harus dikubur dalam lubang bumi. Sebagai gantinya, mereka memakai kain kafan, pakaian seragam yang akan dibawanya nanti ketika kembali ke tempat asalnya.
Para jamaah haji harus meninggalkan intrik-intrik monyet, kerakusan babi dan kepongahan serigala. Mereka harus menjadi manusia lagi. Seorang haji, adalah ibarat anak kecil yang baru dikeluarkan dari perut ibunya, yaitu suci dan telanjang; yang selanjutnya ia akan melangkah dengan langkah-langkah kesucian, kejujuran, kerendahan hati dan pengabdian.
Para hadirin khalifah Allah yang berbahagia, marilah kita renungkan berapa banyakkah diantara jutaan orang yang beruntung dapat berhimpun di Arafah adalah haji, dalam artian manusia yang sudah kembali kepada fitrahnya? Berapa besarkah diantara mereka yang sudah meninggalkan selama-lamanya sifat-sifat kebinatangannya, dan sebagai gantinya menyerap rahman-rahimnya Allah? Mungkin kita tidak pernah tahu. Tetapi yang jelas, dulu ketika umat Islam belum mendunia seperti sekarang, hanya sedikit sekali yang haji. Dalam pandangan Zuhri, kebanyakan mereka masih bertahan dalam kebinatangan mereka. Padahal seorang haji adalah manusia sejati yang tubuhnya menapak di bumi, sementara ruhnya bergantung ke Arasy Tuhan.
***

Setelah membaca uraian diatas, tujuan haji adalah KEMBALI KEPADA FITRAH NYA, MANUSIA DICIPTAKAN ALLAH. Sebagaimana yang Rasulullah bersabda, “Siapa yang haji dan tidak berbuat perbuatan yang sia-sia dan perbuatan kefasikan, maka ia akan kembali (bersih dari dosa) seperti (bayi) pada hari dilahirkan oleh ibunya (HR. Al Bukhari).
Bayi yang baru terlahir kedunia, begitu lucu, begitu polos, tidak ada pernah ada bayi yang dengki, pemarah, pamer, dll. Karena sifat pemarah itu bukan sifat manusia, tapi sifat binatang seperti harimau.


INTROSPEKSI : MASIHKAH AKU DI DALAM KORIDOR?
Ada tiga keutamaan yang dapat dirasakan, selama ibadah haji, yaitu :
a. Kenikmatan dalam beribadah
Ibadah yang dilaksanakan seperti zikir, shalat, thowaf terasa begitu nikmat.
b. Doa yang makbul
Seringkali doa yang kita panjatkan terkabul secara instant. Doakanlah saudara-saudara kita. Berdoalah dengan doa-doa nabi dan doa-doa dari AlQuran. Ada tempat-tempat tertentu menurut hadits nabi baik untuk berdoa, misalnya : antara pintu kabahdan hajar aswad, waktu sujud di hijr ismail, di dekat maqom Ibrahim, di dekat makam nabi, di Marwah, di Arafah, dan lain sebagainya.
c. Ketajaman introspeksi
Kita akan terkenang pada kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat, dan ada rasa penyesalan yang dalam serta keinginan kuat untuk mempebaiknya. Kesadaran akan kesalahan diri merupakan awal dari kebaikan untuk membersihkan diri. Lewat introspeksi, sepulang dari berhaji, sudah banyak kebaikan-kebaikan yang menanti.
Jika merasa sudah keluar koridor, SEGERA MASUK KORIDOR KEMBALI. LAKUKANLAH 5 HAL dibawah ini, AGAR KENIKMATAN IBADAH BISA MUNCUL KEMBALI:
1. SERING-SERINGLAH thowaf sunah -- getaran aura ka'bah luarbiasa..shg tkumpul energi yg bsr..jutaan manusia berkumpul menghamba kepada Robb-Nya mempunyai energi positif yang luarbiasa untuk membuat hati kita bisa mendapatkan energi positif ilahiah kembali, sehingga ktka mrsa keluar koridor, thowaf, muncul kembali rasa nikmat beribadah.
2. Tahajjud
3. Baca alquran
4. Zikir basahi lidah ini dg asma Allah..bkn dg pkataan.
5. bicara sepenuhnya (lebih baik mulut sedikit bicara, namun qalbu terus bicara di dalam batin membaca segala kejadian yang ada di depan mata.

BEKAL AGAR MENCAPAI TUJUAN
Bekal apa yg kita perlukan agar mcapai tujuan HAJI TERSEBUT, Ada 4 bekal:
1. IKHLAS -- ikhlas mjlnkn ritual haji - ga usah byk tanya. Apapun ritual haji yg disarankn, ikuti..ga usah nanya.
2. SABAR -- sabar ga ada btsnya..printah Allah. Sll taat mjlnkn apa yg diperinthkn Allah & rasulnya..jg putus asa..lipatgandakan usaha.
3. BERSERAH DIRI. Spt nabi Ibrahim saat mau dibakar bs senym..yakin ajal ditgn Allah. Yakin Allah melihat saya..jk baik diri saya, mk Allah akan menolong saya. Berserah diri itu, usaha maks tp hasil diiserahkn sepenuhnya kpd Allah. Ya Allah, aku ini hanya bs ikhtiar.. Aku ga bs mcampuri hsl..kuserahkan hanya kpd Engkau.
4. 'TAHU DIRI'..jamaah haji adalah tamu Allah.sbg tamu jgn mengatur yg punya rumah.. Sudah punyakah mental ini. Dikasih sakit, jgn mengeluh. Gunakan wkt yg tsisa utk mendptkn ini.

Sia2 pjlnan kesana...klo masuk golongan binatang. Justru tujuan kesana utk menanggalkan kebinatangannya. Walau bguru ke 1000 nabi...klo ga mau mbuka hati..tetep sj..manusia bs indah di tgn nya sendiri.. Sdh ikhlaskah kita kembali kpd fitrah manusianya?...aku harus berjuang lg..mmg ga mdh mdptknnya.

Kenapa rasulullah..hanya 1kali masuk haji?.. klo bkali2, di HER boleh ga?..ibaratnya mahasiswa, klo di HER, berarti karena dia ga lulus di ujian pertama. Jadi, jika haji berkali-kali, malah berbangga-bangga, justru malu.
SUDAH IKHLASKAH AKU, UNTUK MENJADI “MANUSIA SEJATI” – INILAH MAKNA HAJI MABRUR.
KARENA MENURUT SABDA RASULULLAH SESEORANG YANG MENDAPATKAN HAJI MABRUR, ALLAH AKAN MENGGANJARNYA DENGAN SURGA.

***

SINERGI “HIKMAH BERHAJI” OLEH BPK PERMADI ALIBASYAH SEPULANG BELIAU BERHAJI

HAJI
Marilah menyamakan persepsi :
*Mana yg lbh soleh..10 kali pgi haji atau 2kali..
*Brp usia pgi haji?
*Klo byk dosa, dihukum Allah di tnh suci..
*Hukum haji..
5 hr ibdh haji... 35 hr ngapain.. semua ritual diikutkn, tp slma itu ga pnah sholat..hajinya sah ga?..
Org bc syahadat mk sdh mjd org muslim..

Semua keg mulai dr tujuan..
Bkn dr awal..tujuan dl..
apa tujuan haji?
Haji : kembalinya seseorg kpd fitrahnya.
Ptama kali dilahirkn itulah fitrah manusia. Bayi tdk memliki sifat-sifat kebinatangan hingga dewasa terkontiminasi lingkungan, shg byk manusia tampilan manusia tp hakekatnya kebun binatang.
babi -- serakah
ayam -- suka kawin
merak -- suka pamer
serigala - kejam
manusia..komplit..semua diambil alias bonbin..
Manusia ini mati dlm keadaan spt itu..hiiiiy..(ya Robb..bantulah aku..ya Robb)
Boleh jadi tampilannya manusia, tapi hakikatnya bonbin. Manusia itu sebelum mati harus kembali fitrah dulu sbg manusia. Bhaji..perlu..dalam kaitan menjadi haji yg mabrur.
Puasa..tujuannya?
Tujuan haji mjlnkn rkn islam ke5..wajib2nya aja.

Haji mabrur itu ganjarannya surga.
Dari segala ritual yang djialankan, Ihram,tawaf,tahalul,mabit, wukuf di Arafah,lempar jumrah – apa bisa mengubah diriku tanpa kutelusuri makna dari ritual haji tersebut.
Sama seperti puasa, apakah dengan sekedar menahan lapar dahaga dalam menjalankan ibadah pusa, apakah bisa diri ini menjadi bertakwa?. Tanpa menelusuri makna puasa, tidaklah mudah mencapai tujuan itu.
Begitu juga dengan sholat, Sholat itu mcegah pbuatan keji dan munkar. Kalo sholat yg dimurkai Allah, adalah sholat yg tidak khusuk. Tapi mengapa hanya sedikit manusia yang setelah sholat, bisa menghindarkan diri dari perbuatan keji dan munkar. Apakah apa alquran salah? Rasulullah salah?. JELAS TIDAK. Yang salah adalah DIRI KITA dalam memahami ini.
Tnyt haji itu bkn kbtln ditaruh di rkn islam ke5.
Di dalam ritual haji, itu, terdapat 7 KOMITMEN yang sesungguhnya bisa dilakukan dimanapun, tidak harus di tanah suci :

KOMITMEN I : IHRAM
melambangkan saya bjanji mulai skrg semua org itu sama..ga ada pbedaan..janji ini saya peragakan lewat ber-ihram.

KOMITMEN II : WUKUF DI ARAFAH
saya sll akan mrenung/tafakur.. Yg mbedakan manusia dg binatang.. Bfikir (17:79)

KOMITMEN III : MABIT
Mulai skrg saya akan hidup secukupnya.. (relatif)..kita sndiri yg bs rasakan

KOMITMEN IV : THAWAF
saya BERjanji, hati saya akan sll tkait dgn Engkau..YA Allah

KOMITMEN V : SA’I
Aku berjanji, aku akan sll berikhtiar, tdk akan putus asa....

KOMITMEN VI : TAHALUL
komitmen utk ga bfikir kotor, prasangka buruk

KOMITMEN VII : MELEMPAR JUMRAH
komitmen utk ga mau lg mengikuti provokasi setan..



pengalaman selama di tanah suci :

• Jgn kamu mencemoohkn apa2 yg tjd pd dirimu..
• Jgn egois..
• Jgn bfikir yg jelek2
• Alhamdulillah... Kebaikanlah yg akan mjaga kita -- shg lbh mdh menebar kebaikan, krn itulah yg mjaga kita.
• Terhadap ritual haji, kdg kita harus, Sami'na.. Wa'ato'na..
• Semuanya ada proporsinya, Allah sdh mberikan apa yg dia dptkn... Semua yg tjd atas ijin Allah.
• Jgn liat sgl kejadian didpn mata.. Scr mistik... scr musibah... Scr nikmatnya...namun liatlah bekal apa yang Allah berikan lewat kejadian itu.

Psiapan yg plg dominan..klo menunaikn haji?..
Dulu sebelum beliau pergi haji, sabar.. Bekal yg plg ptg. Namun setelah pergi haji, BEKAL YANG PALING PENTING.. Ikhlaskah mjd manusia kembali..

Saya ingin kembali mjd manusia.. Ga bs lg menyepelekan org..ga sombong..sll dekat dg Allah..ga lg bfikir kotor. Saya kepingin mjd manusia kembali..

HANYA DUA JUTA MANUSIA SETIAP TAHUN, DARI MILYARAN MANUSIA YANG DIBERI-NYA KESEMPATAN-NYA BERANGKAT HAJI..
Jgn sia2kn kesempatan itu..Ikhlaskah mjd manusia kembali..

Sisa wkt itu, dipakai utk mdptkn bekal2 utk komitmen ini

PENERAPAN 7 KOMITMEN BERHAJI .. JALANKAN DI DALAM KOMITMEN innashollati wanusuki..wamahyayaa..wamahmaati...LILLAHI ROBBIL ALAMIIN..

Keinginan Yang Kuat Untuk Kembali Menjadi Manusia..

Flash back (1)

Wahai Allah..Yang Maha Pengasih Maha Penyayang..

Ta terasa 20 hari menjelang keberangkatanku ke tanah suci. lama nian diri ini tidak mencurahkan isi hati..ingin rasanya menggoreskan asa yang ada di hati yang terdalam, dalam proses penantian menjadi tamu-Nya ke baitullah jika Engkau meridhoi, insya Allah.
Ya Robb, sampaikan shalawat dan salamku, kepada junjungan yang mulia, Nabi besar Muhammad SAW..

Ya Robb..dalam proses penantian ini, kuterus menyelami makna kehidupan hakiki dalam samudra ilahiah-Mu yang Maha Luas tak bertepi.
Ingin rasanya kumenangis, akan kasih-sayang-Mu ta' bertepi. Bisa berangkat pada tahun ini, seperti keajaiban buatku..
Memang ternyata, jika kata Engkau Kuun, fa ya Kuun..
Masa kecilku penuh dengan keceriaan, dikelilingi oleh om tante yang menyayangiku seperti anak sendiri..sampai2 aku jadi ga mandiri. Masa remaja bukanlah masa yang mudah, apalagi usaha papa yang pasang surut, membuat mama turun tangan menambah dana utk biaya keluarga. Setelah beberapa tahun tinggal di daerah Jak-Pus, kemudian ayahanda mengajak kami ke rumah yang cukup besar, halamannya luas..kami semua senang. Namun, Allah berkehendak lain, kami harus hengkang dari rumah itu. Masa remajaku tidaklah seperti kebanyakan, karena bergaul butuh dana, transport dll..aku memang anak rumahan, kakak2ku juga begitu. Kami semua dididik dengan value bekerja keras.. tibalah SMA, kuselesaikan, dan alhamdulillah, aku bisa kuliah di institusi pendidikan teknologi yang dipinginkan byk orang.

kulanjutkan ceritaku... 16 hari menjelang keberangkatan..
Pernah kumengalami masa minder, disaat bertemu dengan keluargaku yang berada..rasanya sungkan disaat datang ke rumah mereka. Namun entah kenapa, sepertinya aku tidak terlalu merasa nyaman di rumah mereka. Ayahanda & ibundaku adalah orang yang paling kucintai.. Jika flash back, kulalui masa SMA, dengan belajar, sekolah, pulang, belajar.. kondisi rumah yang jauh membuatku harus lebih ekstra berlama2 di jalan. Jika kupejamkan mata..masa remajaku..tidak ada kesan yang berarti, dan cenderung kuper. Namun, baru kusadari, ternyata Inilah tanda kasih sayangNya. Dengan cara-Nya, Dia menghindarkanku dari pergaulan bebas. Barulah kusyukuri betapa Allah sayang padaku. Seandainya kutahu dari dulu, mungkin diri ini tidak akan ada rasa sedih, malu, dll. Seandainya kutahu, di dalam kitab yang sekedar kubaca arabnya, dinyatakan bahwa 'semua manusia sama di mata Allah, yang berbeda hanyalah ketakwaannya'..bukan hartanya, kedudukannya, dll..akan beda rasanya. Diriku muncul sebagai pribadi yang ga pede, mudah bingung dan plin plan dalam memutuskan. Statusku sebagai anak bungsu membuatku jauh lbh banyak dipengaruhi dlm pengambilan byk keputusan. Trauma-trauma masa lalu, dan lika liku kehidupan kulalui. Namun kutau, begitu banyak hal baik yg sudah ditanamkan orangtuaku, agar tidak 'bokis' sama orang, selalu menjamu tamu walau hanya goreng telur, pekerja keras, dan papaku selalu mengajarkanku utk ramah, meskipun dengan tukang becak sekalipun.

ahh...papa..mama..aku sama sekali tidak menyesali menjadi ananda dari papa mama. Malah aku bersyukur, lewat merekalah, aku bisa terlahir kedunia, dan bisa seperti ini. Mmg masa-masa kami bersama dengan tidak mudah. Banyak kejadian yang menimpa disaat papaku collapse dari usahanya, disaat mamaku banting tulang bertumpus lumus agar keempat anaknya bisa mendapat pendidikan yg layak yg lebih baik..

mama..
jika kuingat tentang mama..orang yang tegar karena kehidupan.
sejak kecil bertumpus lumus mengasuh adik2nya yg masih kecil...bersama ibundanya yg single parent..kehidupannya yg keras, membuatnya mjd wanita yang tegar..
semua bisa..sampai cek ricek mobil bisa..
mama..,kuingat setiap hari, sepulang mama kerja, sering ku mengeroki punggungmu, ga dirasa sakit epp..yang penting anak sekolah, katamu mama..
Azam mama yang kuat, membuat kami anak2nya bersemangat untuk terus maju...
Mama yang cekatan, yang well prepare...subhanallah..ta' terkatakan.
Maafkan aku ya Allah, jika aku pernah berkata 'ah'...disaat mama lagi berceramah kepadaku..disaat mama memaksakan aku untuk lebih rapih..dll..
Mama yg sangat perhatian kepada anaknya hingga sekarang... kasih orangtua, memang sepanjang jalan..
baru kusadari..betapa kasih sayangmu kepada anak2mu...hingga tidak mempedulikan rasa pegal di badan..
Jika mama mendapatkan sekotak makanan dari pasiennya, teringatlah anaknya, tidak jadi dimakannya, dibawa pulang, dibagi-bagi berempat..pengalaman ini sangat membekas bagiku..betapa seorang ibunda tidak sanggup mengunyah makanan, dimana anaknya tidak bisa memakannya..subhanallah..ya Allah, kumohon, catatlah amal kebaikan yang istiqomah ini sebagai pahala kebaikan di sisi-Mu ya Robb..meskipun karena ketidak tauan ibundaku, belum mengerti makna lillahi ta'ala...kumohon ya Allah..
pengalamanku sewaktu umrah, cukup membekas dihati.. disaat aku sll bsma seorang ibu yg sudah tua..kubayangkan ia seperti ibundaku sendiri.. dibatin ini berdoa..ya Allah, ijinkan aku suatu saat bisa pergi ke baitullah bersama ibundaku tercinta..
dan subhanallah...ternyata Allah menjabbah doaku..jk Allah meridhoi..kami berdua akn berangkat bersama mamaku tercinta, subhanallah..

papa..
jika kuingat tentang papa...orang yang penyayang, sering tersenyum, dan sosial sekali..sampai-sampai kehidupan pribadinya dikorbankan demi orang lain..
Papa..lewatmu aku sedikit tertular kesabaran..
lewatmu aku sering mencurahkan tangisan...
lewatmu aku belajar makna ketabahan..
lewatmu aku belajar makna kesetiaan...
lewatmu ta' terkatakan...
begitu banyak hal baik tentang papa yang terlewatkan di ingatan..
maafkan aku ya Robb..atas kesalahanku yang terasa kurang perhatian terlebih disaat beliau mengalami jatuh bangun..
maafkan aku ya Robb..karena hanya melihat papa dari kekurangannya..padahal begitu banyak kelebihannya..
Namun sekarang kuakui..disaat kurindu mendengarkan suaramu wahai ayahanda...bergetar hati ini...ketenanganmu wahai ayahanda..dapat meredam rasa panikku..rasa takutku..ada angin kesejukan disaat aku mendengar suaramu.

Wahai Allah, di hadapanMu aku memohon...ampunilah dosa ayahandaku & ibundaku...sayangilah ayahandaku & ibundaku.. sebagaimana mereka menyayangiku seumur hidupku..seumur hidupku.

Amiin..amiin..ya robbal alamiin..

Akhirnya PSPA bisa terealisasi...26-27, 28-29 maret 2009..

Assalamualaikum wr. wb.
Segala puji bagi Allah yang telah mengijinkan pspa itu berjalan..& membuatku mdpt ghirah baru untuk memulai hidup baru bersama anak2ku. Sekarang, tgl 9 April'09.. saat kumulai untaian tulisanku tentang kesanku yang mendalam ttg pspa..yang berbulan2 kami mempersiapkannya. Shalawat dan salam kita panjatkan kpd suritauladan kita, Nabi besar Muhammad Saw.
(berhenti smp disini).
16Des'09..
tulisan ini...berbulan2 tidak kuselesaikan..nda tau..ada saja yang menghalanginya.. namun br kulanjutkan, stlh pulang berhaji ke tanah suci..lama banget ya..nda papa lah..sing penting moment subhanallah ini harus kutuliskan...agar lebih meresap hikmah dibalik perjalanan mjd EO PSPA>.

MMg bknlah mudah mengawali sesuatu yg ketidakpastiannya belum jelas.. kdg tantangn ada di depan mata.. jika berjuang berharap keridhoan-Nya, Dia akan selalu berada mendampingi kita..

Modal kami waktu itu nol…tanpa pertolongan Allah melalui petunjuk2Nya PSPA di Duri Camp, kompleks tempat kami tinggal tdk akan terwujud. Kami alumni bulan Juli 2008 dislenggarakan di Duri, dg EO berbeda & diluar kompleks..stlh byk berdiskusi dgn abah Ihsan, kami berniat menyelenggarakannya di sktr lingkungan kami tinggal. Namun, yang kami yakini, jika Kun fa ya Kun…bismillah, let’s begin our journey.

Kami membagi menjadi 2 gelombang selama 4 hari, gel. Guru yg disubsidi 1/3 nya.. & gel. Orangtua..pun disubsidi 1/8 nya..mengingat di Duri, walaupun di daerah minyak..kecenderungannya jk ada seminar yg dianggap ‘mahal’ blm tentu byk yg ikutan..ya itulah persepsi…utk mengawalinya perlu disubsidi dulu, shg akhirnya bisa merasakan energy positif kebaikan dari PSPA itu dg pengalaman langsung.

Segala plan A, B, & C dibuat.. what if..what if.. namun yang terjadi hanyalah kehendak Allah.. Selama menjalani proses dari awal hingga akhirnya bisa berjalan, suka duka kami lewati…kadang gagal kadang berhasil..ditolak kanan & kiri..menunggu yang tidak pasti.. kadang tersandung2 juga karena hawa nafsu & setan..namun ujung2nya, kembali kepada Allah..istighfar introspeksi, & akhirnya semangat lagi..hari demi hari tak terasa ternyata 5 bulan persiapan itu walaupun tidak mudah, merasakan perjuangan kelelahan bertumpus lumus..rasanya indah.

Ikhtiar demi ikhtiar, menyebar brosur, poster.. roadshow ke sekolah, ke majlis taklim, dll pun dijalani.. hingga 1 hari sebelumnya, abah Ihsan berkenan mengisi acara tausiyah “melejitkan akhlak anak melalui doa”..subhanallah, stlh pada nonton itu..tambah lagi peserta.. dan akhirnya, bener2 tidak menyangka..bahwa peserta gel guru sebanyak 136 guru & 171 orangtua..subhanallah..pdhl kita awalnya, ga muluk2…Cuma 100 peserta minimal..utk guru.. 100 peserta utk ortu.

Ikhtiar intensif ke abah Ihsan pun terus dlakukan..from A to Z…subhanallah..totalitas abah Ihsan dalam membantu panitia penyelenggara PSPA, bukan utk skedar memuji, namun berharap semoga Allah membalas kebaikan abah kepada kami di sini…dari pembuatan poster, brosur hingga berhubungan dengan keridhoan beliau dlm hal materi..sampai mau mendengarkan curhat2 panitia.. subhanallah.. Namun ternyata..ada hal yang amazing yang bikin kami takjub, dihitung2 kami membayangkan akan deficit karena harga peserta yg disubsidi, namun ternyata malah berlebih 1,5 juta bersih..kami panitia bengong2, kok bisa ya..kok bisa ya..kok bisa ya.. ternyata benar..jika kata Allah jadi jadi lah..semuanya sudah tidak bisa dibayangkan dengan logika.

Baik menurut Allah, adalah yang menggiring kita menuju keridhoan-Nya…kadang walau dari sisi dunia pahit misalnya disaat mengajukan proposal utk guru ke instansi A kemudian ditolak, dll..nangis2 bombai pun pernah kami alami disaat belum ada jalan.. disaat kami sudah berserah, tiada lg yg bisa menolong menutupi subsidi dana, ternyata dana itu datangnya rejeki dari pintu orang2 terdekat yang kita cintai…& rekan2 panitia satu demi satu mengeluarkan kocek dari kantong keluarga masing2, berharap PSPA bs terlaksana di tempat kami..PSPA ternyata bs juga jd ajang saling sayang diantara sesama panitia.. disaat menunggu yang tidak pasti, disaat bbrp hari sblmnya, alat seperti infokus yang plg penting masih blm pasti terkendala oleh keputusan persh yg akan meminjamkan.. ujung2nya mmg tanpa memohon pertolongan Allah menunjukkan jalan-Nya..kami disini bener2 sudah ga bisa berbuat apa2..ternyata memang itulah yang terbaik… Rasanya hingga sekarang pun, jika bertemu dg rekan panitia yang lain, terasa jalinan kasih sayang diantara kami..demikian jg dg anak2 kami & anak2 rekan panitia lainnya..jd sering main bareng, disaat mamanya rapat bareng..:-)

SUbhanallah..sing penting..selama berjuang utk berharap keridhoan Allah, kita tidak akan mudah menyerah..namun disaat khilaf atas niatan semula, Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang akan mengingatkan kita kembali utk kembali ke jalan yang diridhoi-Nya.. & Kesempurnaan hanyalah milik Allah..hanya milik Allah..caranya yang membuat diri ini jd kembali pd-Nya..semua hanya milik-Nya..

Begitu banyak tanda-tanda kebesaran Allah..jika kata-Nya..Kun.. fa ya Kun.. sesuatu yang dimulai dari nol..jk Dia berkehendak..subhanallah..ta' terkatakan..

Jazakallah pak Ikhsan..doakan kami bisa melanjutkan PSPA ke-2 di Duri Camp pd bln Maret/APril 2010..jk Engkau berkehendak ya Robb, tiada yg tidak mungkin..

Wallahualam bissawab..



makna tambahan semoga Allah mengganti dg yg lebih baik lagi..tidak ada yg kebetulan..semuanya atas campur tangan Allah

Assalamualaikum wr. wb.
masih lanjutan dari ujian seamplop uang kemarin..
saat kumerapikan kertas2 yg berserak..tiba2 kumembaca lagi kartu lebaran dari bu Niniek. Subhanallah, silaturahim yang tertunda karena kesibukanku.
Beliau adalah salah satu dari pserta umrah 2007 yang kuikuti...beberapa kali beliau sms, kirim kartu lebaran tdk juga kugubris. AKu beristighfar dalam hati, semoga ALlah mau memaafkan dosaku krn meremehkan arti silaturahim..tiba2 kuteringat hadits Rasul bahwa "silaturahim memanjangkan umur"..jika berharap umur yg berkah, semoga Allah mau memberkahi sisa umurku ini lewat silaturahim..

ALhamdulillah, lewat hilangnya amplop itu, membuatku teringat lagi dg beliau..kucari2 map alamat tmn2 umrah, alhamdulillah kutemukan..subhanallah. Terimakasih ya Allah.
AKhirnya, disela2 mencari seamplop uang itu, kucoba menelpon beliau...bukanlah kebetulan ALlah menampakkan kejadian ini.. pastilah ada maksudnya..
Yang membuatku menyesal utk tidak segera menghubungi, di kartu lebaran beliau..ada tulisannya "Ass..Eva apa kabar? sudah beberapa kali bu Niniek sms ke no hp ......... kok ga ada respons, apa ganti nomor? Pada tanggal 5 Nov 2007 pak Pri telah berpulang ke rahmatullah. Mohon kiranya mas AHmad & Eva memaafkan segala dosa dan kesalahan p Pri".
Subhanallah, ya Allah..sudah berapa lama aku mengabaikan tanda silaturahim dari beliau. Bukanlah kebetulan Allah membuatku jadi merapihkan buku, di buku2 itu kutemukan selembar kartu lebaran dari beliau... rasa penyesalan menyergap karena aku sering kali menunda, padahal ini adalah petunjuk dari Allah..utk menghibur beliau, ditinggalkan suami bukanlah sesuatu hal yang mudah.. semoga Allah menguatkan hati ibu..kudoakan dalam hati.. utk p Pri, semoga bapak dilapangkan kuburnya, diampuni dosanya dan diterima segala amal ibadah bapak di sisi ALlah SWT amiin.. diri ini ternyata masih teringat wajah bu Niniek & p Pri..

Saat kutelpon, beliau surprise juga..disana kumemohon maaf karena kesalahanku..tidak ada istilah terlambat dalam menjalin silaturahim "ALLAH MENCINTAI HAMBA-NYA YANG SILATURAHIM"..
Yang ga disangka2, BELIAU JG SUDAH MENDAFTAR HAJI PLUS DI RAMANI.. ALLAHU AKBAR.. diriku, suamiku & mamaku ingin berangkat haji juga tahun ini..kamipun sudah mendaftarkan diri di Ramani juga. Tanpa janjian, kami ditautkan kembali oleh Allah utk insya ALlah jika ALlah meridhoi bertemu kembali..
Terima kasih ya Allah..akan pengalaman ini.. laa hawla walaa quwwata illa billahil aliyyil adziim..
Wallahu alam bissawab..
Wassalam,
Eva

Minggu...15 Feb 09..makna gantilah dengan yg lebih baik

Assalamualaikum..
Alhamdulillah..aku masih bisa curhat lagi.. Ya Allah, sampaikanlah shalawat & salam ku kepada Nabi besar Muhammad SAW... jadikanlah kami umatnya yang mendapat syafaat beliau di alam akhir amiin..

Hari ini...seperti biasa, tanpa asisten karena pada sekolah. Kuawali hari ku, dengan memohon kekuatan kepada Allah.. pas nonton ceramah ustadz Danu. Disana aku mendpt nuur ilahi tentang keridhoan seorang istri....asalnya dari suami..
Ada seorang ibu yg curhat kanker payudara..kata pak ustadz Danu biasanya dikarenakan suka jengkel..ternyata ibu itu jengkelnya karena suami, tp ditahan2..
Jika diri ini bermuhasabah, semakin dirasakan klo aku pun kdg suka njengkel ama suami.. aku suka ngeyel..kepinginnya cepet diturutin..

Hari ini aku mendptkan makna keridhoan suami. My honey boney sd ga enak badan..sd aku sbnrnya kepingin banget ikutan arisan SumSel yg udah lama ga jadi terus kami dtg. "Udah mas..ta' tapping2 dulu..biar lebih seger"..ditapping2 tnyt belum membaik. ALhamdulillah, kusadari kembali, sptnya aku ga bisa memaksakan keadaan. Ridho suami itu adalah keridhoan Allah. Kutanyakan kembali, "mas, jadinya ga mau ikutan ke arisan?"..iya..aku masih ga enak badan, meriang.. ya wiss..aku telpon temenku, utk nitip arisan..alhamdulillah ya Allah, akhirnya aku bisa utk tidak memaksakan kehendak diri ku kpd suamiku.

Sore hari...aku ingin berbenah utk merapihkan dokumen PSPA yg sdg kuorganize.. Ternyata tidak kutemukan seamplop uang senilai 600.000 titipan teman utk acara ini..subhanallah..pas sekali..tiba2 terlintas tulisan di kalender islam.."bahwa jika kita kehilangan harta, sesungguhnya harta itu tidaklah hilang..tp Allah yg menyimpannya, dan semoga Allah akan memberi yg lebih baik". Sambil mencari, kucoba2 mencari hikmah..makna dari "semoga ALlah akan memberi yang lebih baik".. sambil kucari2 juga hikmah yang akhirnya membuatku ridho dg keputusannya.. "APAPUN DARI ALLAH, PASTI BAIK"... namun kebaikan-Nya perlu kugali2 agar hatiku plong.. hikmah pertama kudapatkan, AKHIRNYA AKU mau merapihkan lemari bukuku yg suamiku udah mulai gerah melihatnya..hehehe..makasih sayang udah dingetin.

Win & Siti sudah kukerahkan..sempat juga terlintas provokasi setan, "apa ada yg ngambil ya"..,aku beristighfar dlm hati..ya Allah, bantulah aku utk menghilangkan sifat suudzon ini ya Allah..astaghfirullahal adziim..
Kemudian, ku tapping diriku.. biSMILLAHIRROHMAANIRRAHIm.. ya Allah, walau uang itu hilang, aku ikhlas aku pasrah"...kmudian dg semangat baru, kumulai mencari lagi..akhirnya kutugaskan WIn SIti utk nemenin anak2 pergi ke taman..aku fokus nyari lagi.. kutapping lg.. belum jg hatiku plong.. lembar demi lembar kertas yg berserak, mulai rapihh..alhamdulillah.. tp tetap saja belum kutemukan seamplop uang itu..

Hati ini mulai ridho..kutapping lagi diriku agar aku bisa merasakan keikhlasan dan kepasrahan kepada Allah SWT.. disaat mas sayang 'berceramah'..kubenar2kan dlm hati, krn memang aku ini salah...sampai akhirnya aku mencari2 di kamar.. kemudian suamiku nasihatin aku.. "ma..makanya klo merasa begitu, lebih baik sadar diri..ga usah megang uang..atau mengubah paradigma. Uang itu amanah, meskipun bukan dr kita..malah uang dr org lain lebih kita jaga drpd uang sendiri"..Iya mas, aku ngerti. aku ikhlas mas marah sama aku.. mas marahin aku, aku ikhlas.. mmg aku yg salah"..
saat kumengutarakn itu, diriku sudah merasa ikhlas apapun yg terjadi aku siap dimarahin dll..ya Allah... mmg inilah cocok dg yg ada di ALQUran "KEBURUKAN YG TERJADI PADA DIRIMU, ADALAH KARENA DIRIMU SENDIRI"..

Setelah itu, suamiku berhenti mengutarakan nasihatnya, dia beranjak ke luar kamar..menuju mobil.. tiba2 disaat aku selesai sholat maghrib, tiba2 suamiku membawa sebuah amplop..SUBHANALLAH..Amplop ini yg kucari. ALLAHU AKBAR.. LAA HAWLA WALAA QUWWATA ILLA BILLAH. Segala puji hanya milikMu ya Allah, karena Engkau telah memberiku kesempatan utk kupegang lagi amanah ini.. kuakui, diri ini tanpa kekuatan dari Engkau, tak sanggup hamba ya Allah..ampuni aku ya Allah.

Kekuatan keikhlasan & kepasrahan itu subhanallah.. disaat diri ini sudah pasrah, Dia TAKE OVER MASALAH.. yg tadinya gelap menjadi terang..
TERNYATA..MAKNA DARI DOA KETIKA SDG MUSIBAH "SEMOGA ALLAH MENGGANTI DG YG LEBIH BAIK ITU".. adalah DOA MEMOHON DIberi KEBERKAHAN.. Sama2 kumdptkan amanah seamplop uang itu, tp yg sebelumnya belum kudptkan keberkahan, malah amanah itu kusia2kan, kuremehkan.... stlh kutemukan, barulah KUDAPATKAN MAKNA DARI KEBERKAHAN ITU SENDIRI.. keberkahan itu datangnya dari Allah..disaat kumenerima ketetaPAN-Nya.. kupasrahkan hasil-Nya kepada ALlah..ITULAH MAKNA YG KURASAKAN, SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN DG YG LEBIH BAIK LAGI..
alhamdulillah...aku tak punya kebisaan..laa hawla walaa quwwata illa billahil aliyyil adziiim..
amiiin ya robbal alamiin..
Wassalam.
Eva
Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "