Misteri Cinta....

Pagi merona
Tanpa rasa di dada
Ragu menjelang
Arah menggulita
Kubuta tak melihat
Dimana jalanMu Cinta?

Kutak mengerti
Namun terjadi
Apa yang kualami
Semua adalah misteri
Dimana jalanMu Cinta?

Angin semilir
Kutermenung 
Menatap langit
Harap membuka
Celah mengada
Man jadda wajada

Cinta...
JalanMu pasti ada
Buatku yang rindu merana
Tunjukilah, Cinta
Laahawla walaa quwwata illa billah

Menggoda...

Alam semesta
Kau begitu menggoda
Tuk merengkuh asa kerinduanku padaNya

Semuanya hanya kamu..
Ke atas, ke bawah
ke kiri, ke kanan
Ke sekeliling...
Semuanya hanya kamu..kamu meliputiku dan ..alam semesta

Bila kutatap wajahmu keatas
Kutemukan langit tanpa tiang..
Siapakah yang dengan kokohnya
Menahanmu wahai langit
Kupandang awan berawan
Gumpal mengumpal terhampar seputih kapas...
Siapakah yang telah membentukmu wahai awan..membuatmu melayang-layang di angkasa..


Kutatap rerumputan..
Rerumputan menanti tuk bicara
"Aku ingin disapa olehmu duhai sahabat". 
Kusentuh ia, "Wahai rerumputan, semoga Allah memberkahiMU" ia menjawab "Rasakan gerak gerikku..rasakan basahnya embunku..DIA..  DIAlah yang ada dibalikku.."

Pohon melambai sawah menghijau 
Angin sepoi-sepoi..wuss wuss.. ZzZ zzzz...huuuuuu huuuu...
membuat diri ini terkesima tuk terus memuji DIA..DIA yang kurindu
Semua hidup..semua bertasbih pada DIA..

Alam semesta..
Kau begitu penuh rahasia..
Rahasia yang menggetarkan jiwa tuk selalu menyibaknya.. 
Dan Asa merinduku padaNya

Ekspresi Cinta...

CINTA hanya 5 huruf saja
Namun tak mudah dijabarkan berikutnya
Itulah debaran rasa
Penuh dengan gelora di dada

CINTA itu sepenuh rindu
Alunan nada indah  merayu
Merasuk sukma nan indah senandung merdu
Tuk merajut ungkapan CINTA yang satu

CINTA itu mabuk
Melodi merona semerbak merasuk
Tak peduli jarak ruang waktu CINTA itu melesat masuk
Ke ruang hati nan ikhlas tiada merajuk

Karena CINTA kulepaskan penat
Lelah letih tercurah terpacu sirna merapat
CINTA yang tiada mengenal waktu dan tempat
Hanya rasa indah yang mengada membuncah tercerah terburat

Senandung CINTA membuatku hidup
Jiwa raga terus menggelora tiada hati meredup
Nuansa hati mendera kencang berdegup
Saat berjumpa terpesona tiada lagi terlingkup

Duhai CINTA Engkau Aku
Berdesir angin sejukkan kalbu
Tiada rasa hanya CINTA yang membiru Teruslah merona menderu-deru

Oo CINTA yang mengada
Sungguh terjaga dikala Dia
Merengkuh asa bersamaNya
Dalam ungkapan CINTA tanpa jeda

Oo CINTA yang kutunggu
Di hamparan jalan nan luas tiada bertepi ku terus menuju
Dan Dia lah Dia asa ku melaju
Tersungkur diriku karena memujaMu

Oo inikah CINTA yang abadi
Yang akan terus kubawa sampai mati dan mati
Semoga akan terus subur di hati
Alunan jiwa dibawah naungan CINTA yang suci
Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "